Kota Bengkulu 

Amanah Dari Allah Yang Tak Terlupakan

Spread the love

BengkuluHebat.com- Di bulan ramadan ini, masyarakat berbondong-bondong dan berlomba mencari berkah, hidayah hingga meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT. Hal ini dilakukan semata-mata hanya ingin mendapat rida Allah dan dilipatkan amalannya di bulan ramadan ini.

Berbagai cara pun ditempuh untuk mendapatkan berkahnya Allah SWT. Salah satunya ialah seperti yang dilakukan oleh Lurah Betungan Juanda, dirinya tak bosan-bosan selalu memperhatikan anak yatim asuhannya melalui gerakan peduli yatim (GPY). Walaupun bukan orangtua kandung, Juanda memperlakukan anak yatim asuhannya tak beda dengan anaknya, ia begitu amat menyayanginya.

Setiap bulan, Juanda tak pernah lupa menyantuni anak yatim asuhannya dan memperhatikan setiap keperluannya.

“Sebagai yang diamanahkan oleh Allah SWT melalui jalan atasan seharusnya kita bersyukur. Dengan rasa syukur, insya allah hati ini akan tergerak untuk berbuat kebaikan. Alhamdulillah melalui GPY ini kita dapat berbuat baik kepada orang dan orang itu dapat menikmatinya. Perhatian dan kasih sayang emang dibutuhkan untuk mereka, sayangilah mereka seperti menyayangi anal kita sendiri,” jelas Juanda.

Dirinya pun mengungkapkan bahwa anak yatim juga berhak mendapatkan kebahagiaan.

“Mereka juga ciptaan Allah, jadi berhak bahagia. Untuk itu, sesama ciptaannya kita harus saling membantu, apalagi kalau kita diberkahi rezeki yang berlimpah, sisihkanlah untuk mereka. Insya allah kalau kita bersyukur dan ikhlas semuanya akan dibalas oleh Allah SWT dan akan menjadi bekal diakhirat,” tuturnya.

Seusai tarawih, Juanda disuguhkan suatu cerita dari anak-anaknya yang menanyakan kenapa mereka dulu tidak dipedulikan.

“Yuk, ngapa kita dulu tidak ada orang yang peduli?,” ujar Wahyu anak ke 3 dari Juanda.

Pertanyaan tersebut pun langsung dijawab oleh kakaknya yakni Linda anak pertama Juanda. “Alhamdulillah dek, kito kini bisa merangkul adek-adek yang senasib kayak kita dulu, insya allah kita terus diberkahi oleh Allah SWT ya dek,” tutur Linda.

Melihat hal tersebut, Juanda seketika terharu melihat anak-anaknya telah mengerti rasa sayang dan memahami nasib-nasib anak yatim asuhannya.

Related posts

Leave a Comment